YA ALLAH, INILAH PROPOSAL HIDUPKU..!
Bismillah...
A. Saya Adalah Masterpiece
Saya
adalah orang yang special. Saya adalah Mahakarya Allah Swt. Tidak ada satu pun
makhluk yang kehidupannya sama dengan saya. I’m the only one !
Saya
sangat berharga. Semua yang telah Allah beri tidak dapat dibayar dengan apapun.
Sekalipun itu adalah Mobil Ferari 250 GT SWB seharga 7 juta euro (kira-kira Rp
102, 9 Milyar).
Pengalaman
hidup Saya pun sangat berbeda dengan orang lain. Mungkin Saya pernah dihina
orang lain tetapi saya sangat yakin kadar penghinaan, cara, orang, tempat
kejadian dan bentuk penghinaan pasti berbeda.
Begitu
juga saat saya mendapat suatu prestasi hebat. Pasti cara memperolehnya, tanggal
kejadian, dan bentuk penghargaanya berbeda.
Saya
memang benar-benar berbeda dengan siapapun.
Saya
akan tuliskan pengalaman hidup Saya. Saya akan buktikan bahwa Saya benar-benar
special. Saya tulis semuanya tanpa berpikir dan menganalisa. Setelah itu, Saya
baca. Ternyata, Saya memang benar-benar special, tiada duanya. Saya sangat
bersyukur pada Allah yang telah menjadikan saya mahakarya (masterpiece).
Nama
Saya Hafizh Ash Shidiq , sering di panggil hafizh jika disekolah maupun
sekarang di dunia kampus saya berasal dari suatu Desa yang sangat
terkenal ramah penduduknya, yaitu di desa Sungai Toman Kecamatan Salatiga
Kabupaten Sambas Kal-Bar. Saya merupakan anak ke 8 dari 8 bersaudara yang mana
bisa dikatakan keluarga saya termasuk keluarga menengah ke bawah, yang mana
kedua orang tua saya hanya mendapatkan pendidikan sebentar yaitu bapak saya
hanya tamatan kelas 5 SD sedangkan ibu saya hanya sempat 3 hari masuk sekolah
di Sekolah Rakyat (SR), karena tidak ada biaya dan tempat sekolah yang
sangat jauh dari rumah. Lantas tidak heran kedua orang tua saya hanya
bekerja sebagai petani padi di sawah demi menghidupi anak-anaknya yang
berjumlah 8 orang sampai sekarang ini. Dan Alhamdulillah atas latar belakang
pendidikan yang rendah tersebut, dalam artian mereka memahami
betul, jika tingkat pendidikan seseorang rendah, maka jangan
mengharap orang tersebut akan mendapatkan pekerjaan yang mapan, dan pada
akhirnya semua anak2 nya di sekolahkan oleh mereka meskipun keuangan pada waktu
itu yang sangat sulit sekali . Sehingga sangat diharapkan nanti,
ketika sudah menginjak dewasa anak2 mereka akan mendatangkan suatu
hal yang bernilai tinggi/pekerjaan yang mapan yang mana bisa membangun
perekonomian keluarga,masyarakat,bangsa dan Negara serta memiliki akhlak
yang baik yang bisa bermanfaat bagi orang banyak ,’’khoirun naasi an
fa’uhum linnaasi’. Seiring berjalannya waktu ,dari kesekian banyak anak2
mereka yang disekolahkan, hanya beberapa orang saja yang tamat SMA di
pesantren, sedangkan yang lainnya hanya tamat SMP di pesantren hal
itu terjadi lagi-lagi karena alasan tidak adanya biaya yang cukup untuk
membiayai sekolah anak2 mereka dan akhirnya anak2 mereka hanya sebatas
bisa membaca dan menghitung atau setara tamatan SMA pada umumnya.
Jika berbicara tentang diri saya, maka akan banyak sekali
hal2 yang perlu untuk teman2 ketahui dan perlu untuk saya menceritakannya ,
baik pengalaman yang menyenangkan maupun sebaliknya yang mana saya sangat yakin
sekali pengalaman2 atau cerita2 masa lalulah yang bisa membuat saya seperti
sekarang, yakni saya banyak belajar dari pengalaman2 masa lalu saya.
Saya Hafizh Ash Shidiq bocah mungil yang berasal dari desa
yang sangat terkenal ramah masyarakatnya, pada waktu dahulu sekitar di usia 4
tahun saya sangat senang belajar membaca dan berhitung oleh kaka2 saya di rumah
and so, tidak heran pada waktu itu saya sudah bisa bahkan sangat lancar membaca
dan berhitung hitungan dasar matematika sedangkan pada waktu itu saya belum
duduk di bangku sekolah Dasar di desa saya, setiap hari saya lalui seperti itu,
diajarin apa saja oleh kaka2 saya dan saya sangat menyukainya dan sangat
menikmati karena kaka yang mengajarin membaca ,mengaji berhitung dsb nya itu
sangat baik kepada saya sehingga saya lebih cepat bisa memahami apa2 yang
diajarkan kaka kepada saya. Dan pernah suatu ketika saya secara tidak sengaja
mendengar pembicaraan masyarakat tetangga yang mengatakan bahwa guru di sekolah
itu galak, serem banget dech pokoknya , karena anaknya habis dimarah2 dan
dibentak2 oleh salah satu guru di SD nya dan ternyata cerita tersebut sangat
berdampak terhadap saya, saya mengikrarkan pada waktu itu tidak mau masuk
sekolah dasar karena guru2 nya pada galak2 dan serem2 semua tidak seperti kaka
saya mengajarin saya di rumah yang sangat baik dan seiring berjalannya waktu
usia saya juga sudah menginjak usia dimana sudah sesuai dan bisa diterima jika
mau masuk sekolah dasar yaitu umur 7 tahun akan tetapi pada waktu itu ketika
ibu saya dan keluarga saya mau menyekolahkan saya di SD, saya bersikeras tidak
mau sekolah, saya juga bilang saya benci sekolah saya tidak suka guru2 yang
galak guru2 yang tidak baik, guru2 yang suka marahin murid nya,dan sebagainya bukankah
saya lebih baik belajar dengan kaka2 saja seperti sekarang. Bukankah enak’ ujar
saya pada waktu itu. Dan pada akhirnya ketika teman2 seusia dengan saya yang
berumur 7 tahun pada masuk sekolah, hanya saya yang tetap dengan pendirian saya
yaitu tidak mau masuk sekolah dasar . karena menganggap semua guru di sekolah
itu pada suka marah2 alias galak2 semuanya. Dan akhirnya, keluarga saya
merelakan agar saya tidak dulu disekolahkan di SD pada waktu itu akan tetapi
tetap rutin belajar seperti hari2 sebelumnya .betapa senangnya saya pada waktu
itu.
Ketika tahun ajaran baru sekolah dasar sudah dimulai yakni
ketika usia saya menginjak 8 tahun, saya disuruh untuk masuk sekolah oleh
keluarga2 saya dan kali ini sangat berbeda dari tahun2 sebelumnya banyak sekali
hadiah2 yang dibelikan khusus buat saya meskipun saya sudah mengetahui maksud
dan tujuan kenapa itu terjadi, yakni agar hati saya luluh dan agar saya mau
masuk sekolah pada waktu itu. Akan tetapi semua usaha keluarga saya itu tidak
berhasil karena saya tetap dengan pendirian saya yang tidak mau masuk sekolah
karena guru2 nya pada galak2 meskipun sudah sering dikatakan oleh keluarga saya
bahwa tidak seperti itu faktanya guru2 nya baik dan lain sebagainya.
Singkat cerita ketika tahun ajaran sudah dimulai dan sudah
berjalan sekitar 3 bulanan, kaka saya yang no 3 kembali ke kampung halaman
karena sudah hampir 4 tahun merantau di Negara orang yaitu Malaisya . dan itu
artinya saya tidak bertemu dengan beliau semenjak 4 tahun yang lalu, betapa
senang dan bahagianya saya pada waktu itu. Dan entah tidak tau kenapa ,ketika
kaka saya yang baru pulang dari Malaisya menyuruh dan mengajak saya untuk mau
masuk di sekolah dasar di desa saya pada waktu itu, hati saya langsung luluh
dan bersedia untuk masuk dan duduk di bangku SD. Meskipun anggapan saya selama
itu yang mengatakan bahwasanya guru2 di SD pada galak2 dan serem2 semua masih
kuat di pikiran saya. Dan akhirnya saya mengajukan syarat agar saya mau masuk
SD kepada kaka saya, adapun syaratnya saya harus dibelikan jam tangan bagus
berwarna hitam dan minta selalu ditemanin ke sekolah baru saya mau masuk
sekolah, ujar saya.
Pada akhirnya syarat yang saya minta sudah dipenuhi dan saya
didaftarkan di SDN No 33 di Desa Sungai Toman Kec Salatiga. Meskipun pada waktu
itu saya hampir tidak bisa mendaftarkan diri lagi karena tahun ajaran pada
waktu itu sudah berjalan kurang lebih hampir 3 bulan. Dan dikhawatirkan saya
nantinya jauh ketinggalan pelajaran dengan anak2 yang lebih duluan masuknya. Beruntung
pada waktu itu ada guru yang dekat dengan kaka saya dan guru tersebut
mengetahui bahwasanya saya itu sudah bisa bahkan sangat lancar membaca dan
berhitung meskipun saya belum masuk SD , pada akhirnya saya diterima masuk SD
dan telah sah menjadi salah satu dari sekian banyak murid di SDN No 33 Sungai
Toman dan keesokan harinya saya sudah dipersilakan untuk masuk kelas.
Dengan perasaan yang sangat takut dan tidak tenang saya
berangkat pagi2 ke SD dengan ditemani oleh ibu saya pada waktu itu ,,lalu kami
pun sampai ke SD tempat saya didaftarkan. Lalu apa yang terjadi setelah itu
,.???’’’’’’…………
Di hari pertama saya masuk sekolah ternyata saya menemukan
suasana dan melihat pemandangan yang sangat jauh berbeda dengan apa
yang selama ini menghantui pikiran saya yakni saya selama ini mengatakan bahwa
saya tidak senang dengan sekolah, saya benci sekolah dan lain sebagainya
akan tetapi setelah hari pertama tersebut, saya merasakan sekolah itu
sangat mengasyikkan, banyak sekali teman2 yang bisa diajak untuk bermain,
bercanda dsb nya. Dan guru2 nya yang selama ini saya anggap galak dan serem
semua nya itu ternyata tidak ada di sekolah saya bahkan mereka semua dari guru2
pada baik sama saya dan saya sangat senang bisa belajar sama mereka semua
Atas latar belakang itulah di hari ke dua dan di hari2
seterusnya saya tidak mau lagi untuk ditemani oleh ibu maupun kaka2 saya yang
lainnya. Hari demi hari saya lalui dan saya juga mengakui ada beberapa guru
yang keliatan galak akan tetapi yang menurut saya itu wajar2 saja karena
menghukum atau menasihati murid2 yang nakal di kelas selama tidak berlebihan .
sungguh kejadian yang sempat saya sesali, kenapa tidak dari awal saya masuk
sekolah dasar dan sungguh pengalaman hidup saya yang tidak akan pernah
terlupakan selama hidup saya
Cerita waktu SD saya tidak berhenti di situ saja , lalu
tibalah waktu ujian dan penerimaan laporan hasil belajar pada waktu itu, dan
ternyata tanpa saya sadari meskipun saya terlambat 3 bulan masuk ke sekolahnya
saya dinyatakan mendapatkan rangking Satu di kelas saya pada waktu itu,
mengalahkan 35 orang lainnya betapa senangnya saya ditambah saya mendapatkan
hadiah perlengkapan tulis menulis satu paket. hari-hari berlalu
dan selama itu juga saya terkenal dengan anak murid yang aktif dan senang
berolahraga. Pernah suatu saat ketika saya lagi bermain bola di halaman
sekolah, saya dipanggil oleh guru matematika yang cukup tegas orangnya lalu
disuruh menghadap dan pada waktu itu beliau lagi mengajar di kelas 4 SD, dan
ternyata .saya disuruh oleh ibu Kartini (guru matematika) untuk mengerjakan
soal yang anak kelas 4 pada waktu itu tidak bisa menjawabnya dan akhirnya saya
memberanikan diri untuk mengerjakan soal di papan tulis pada waktu itu, dan
Alhamdulillah saya mengerjakan soal tersebut dengan sempurna ,lalu saya
dipersilakan keluar dan melanjutkan permainan saya. Sungguh kejadian yang
sangat memberiku arti yakni jika kita tidak belajar dengan serius dari
awal maka, belum tentu kita akan banyak mengetahui lebih dari adik2 kelas
dibawah kita sebagaimana yang terjadi pada saya yakni ‘’bocah kelas 1 SD
mengerjakan soal yang tidak bisa dikerjakan oleh bocah kelas 4 SD di depan
mereka semua dan ternyata hasilnya perfect dan saya yakin hal itu sangat
berkesan bagi saya pribadi maupun mereka semua agar lebih serius lagi dalam
belajarnya.
Tahun demi tahun saya lalui dengan sangat bahagia bersama
teman2 dan Alhamdulillah setiap tingkatan, selalu menjadi ketua kelas dan
tiap semester saya selalu mendapatkan rangking 1 di kelas hingga di
semester terakhir sebelum naik ke kelas 6 saya hanya mendapatkan peringkat ke 2
turun satu tingkat dari sebelumnya akan tetapi saya bertekad dan berazam saya
harus bisa membuktikan bahwa sayalah yang terbaik dari yang terbaik di SD saya
pada waktu itu dan ternyata berhasil ,lulus Di SD tersebut saya keluar menjadi
lulusan yang terbaik. Alhamdulillah …..’’’’’
Lalu di tahun berikutnya saya melanjutkan sekolah saya di
SMPN No 1 Salatiga dan bertekad untuk bisa menjadi yang terbaik, saya
menuliskan di buku saya pada waktu itu saya harus bisa masuk ke dalam 3 besar
dan Alhamdulillah setiap semesternya dari semester 1 kelas 1 dan sampai
semester terakhir kelas 3 SMP saya selalu mendapatkan peringkat 2 ,tidak pernah
mendapatkan juara 1 di kelas maupun juara 3. Hehehe ….gak tau kenapa kok bisa
stagnan begitu ,mungkin dulu yang di SD saya juara 2 tekad nya lebih kuat dari
saya kaliiii hehe .’’’dan belajarnya bener2 serius ,,makanya dia terus yang
juara 1 nya hehehehe dan tidak jauh berbeda dengan waktu saya di SD ,di SMP
juga saya selalu di tunjuk untuk menjadi ketua ,,ketua kelas lah ketua OSIS
lah ,ketua ekstrakurikuler tenis meja, volley ball, badminton sampai2
ketika ada turnamen yang mengharuskan dibagi kedalam group2 saya pasti menjadi
ketua regunya karena seingat saya, belum pernah menjadi anggotanya.
Di waktu SMP dahulu saya tidak jauh berbeda dengan teman2
seusia saya saya juga melakukan apa2 yang mereka lakukan ditambah lagi dengan
semakin banyak nya teman yang berasal dari daerah atau desa yang berbeda2 dan
tentunya semakin banyak juga tipe dan karakter yang akan kita temukan di sana,
akan tetapi hal tersebutlah yang banyak memberikan saya arti kehidupan yang
sesungguhnya kita harus banyak belajar dari banyak kesalahan dan kekhilafan
kita dimasa lalu agar lebih baik dimasa depannya. Karena waktu saya di
SMP saya juga terkenal dengan kepintarannya ,meskipun gak pinter2 amat ,juga
terkenal bandelnya , karena di waktu smp saya sudah tidak rutin bahkan sangat
jarang sekali mengulang2 pelajaran di rumah dan itu sangat berubah sekali
dengan waktu saya SD yang rutin belajarnya , dalam artian hanya mengandalkan
kecerdasan dan kemampuan otak yang memang sudah dari sananya cukup cerdas ,
padahal jika diasah lagi dengan rutin belajar itu akan membuat nya lebih baik
lagi.
Singkat cerita saya tamat dari SMP dan langsung melakukan
survei ke SMA2 favorit dan terbaik di sana dan akhirnya pilihan saya jatuh pada
SMAN 2 Sambas karena di sekolah itu prasarana pendukungnya lengkap. Akan tetapi
keesokan harinya datang kaka saya sambil membawa sebuah brosur pondok pesantren
modern IBNU SIENA yang beralamat di Jawa Barat tepatnya di Ciamis
Cikoneng . wow saya langsung kaget dan sedikit merenungkan apa bisa anak
sebandel saya masuk ke pondok pesantren, meskipun saya di SD maupun di SMP
cukup berprestasi dikelas akan tetapi saya sangat jauh dari kegiatan2 keislaman
atau keagamaan.
Dan pada akhirnya saya berangkat juga ke pulau Jawa bersama
rombongan teman2 yang juga di sekolahkan di pondok pesantren yang sama dengan
saya yaitu pondok pesantren ibnu siena ,yang pada waktu itu berjumlah 6 orang.
Kami berangkat menggunakan kapal laut ‘’Marissa Nusantara’’ sungguh pengalaman
hidup yang tidak akan terlupakan dimana pada waktu pertama kali naik kapal laut
saya bersama teman2 yang lainnya terkena mabuk laut yang cukup parah, hanya
terbaring lesu di tempat tidur.tanpa bisa bergerak kemana2. Lalu setelah 40 jam
berlalu saya pun sampai ke Tanjung Priuk Jakarta, di pelabuhan Tanjung Priuk
itu sungguh sangat luar biasa,banyak sekali kontainer2 besar dan peralatan2 yang
sangat canggih dan belum pernah saya lihat di daerah saya. Dari melihat itu
semua otak saya mulai memikirkan sungguh hebat sekali orang yang bisa membuat
peralatan secanggih ini, dan tentu orang nya sangat berilmu. Di pelabuhan itu
juga saya banyak melihat suatu fenomena kehidupan dan itu fakta yakni saya
melihat banyak sekali para pengemis2 dengan berbagai macam bentuk serta profesi
ada yang sambil menggendong bayi, ada yang memakai baju compang camping dan
lain sebagainya. Bahkan banyak di sana saya temukan masyarakat yang tidur di
teras2 bangunan beralaskan kardus bekas yang mana jika hujan pasti kehujanan.
Sungguh pemandangan yang sangat membuat hati saya tersentuh dan meneteskan air
mata dan berdetak kencang, kasihan melihatnya. Sungguh Allah menampakkan
kepada hambanya agar selalu mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada
kita semua, bersyukurlah bagi kita yang masih bisa tidur nyenyak tanpa khawatir
kehujanan, bersyukurlah bagi kita yang masih bisa makan meskipun sekedarnya
saja karena masih banyak orang yang lebih susah dari kita dan berdoalah kepada
Allah agar selalu diberikan kenikmatan dan di ridhoi Nya dan semoga kita
termasuk golongan Ahli syurga. Amin
Pengalaman di pelabuhan sangat memberikan manfaat dan
pelajaran berharga kepada saya sebagai modal awal sebelum saya masuk ke
pondok pesantren, dari hal itu semua ketika saya masuk pondok hampir
semua paradigma saya menjadi berubah drastis yang mana dahulu saya memaknai
pendidikan itu sebatas dari SD,SMP SMA lalu lanjut ke jenjang kuliah kerja dan
nikah. Itu artinya hanya mementingkan kesenangan pribadi keluarga saja tanpa
ada pengaruh ke yang lainnya.
Selama di pondok saya banyak diajarin ilmu2 agama, belajar
mengaji dan menghafalnya di sana saya memahami bahwasanya kita itu makhluk social
yang mana harus bisa memberikan bantuan dan bermanfaat buat orang lain tidak
hanya mementingkan urusan pribadi saja. dan selama di pondok saya terpilih
sebagai ketua OSPIS (Organisasi Pondok Pesantren Ibnu siena) yang mana memiliki
kekuasaan penuh terhadap seluruh santri/murid2. Dari itu semua saya sempat
merenung sejenak apakah saya diciptakan sudah memiliki jiwa2 kepemimpinan,
karena semenjak dari SD sampai sekarang, saya selalu terpilih untuk menjadi
ketua termasuk ketua kelas, ketua regu, ketua sapala dllnya.
Pada waktu dipondok saya dikenal dengan santri yang tegas,
suka bercanda ,senang berdiskusi dan cukup aktif, tidak pandang bulu bagi
siapapun yang melanggar peraturan pondok ataupun OSPIS. Dan Alhamdulillah
target saya untuk selalu menjadi yang tebaik di kelas itu tercapai yakni saya
selalu mendapatkan rangking 1 di setiap kelasnya.
Pada akhirnya tamat dari SMA Ibnu Siena dan
melanjutkan ke tingkat kuliah, dari orang tua saya menyarankan dan menginginkan
saya masuk ke lembaga tahfizul qur’an dulu, setelah itu baru masuk ke jurusan
pilihan saya sendiri. Akan tetapi pada waktu itu ada peluang dapat beasiswa di
kampus STEI SEBI setelah melalui beberapa tahap tes nya saya dinyatakan lulus
sebagai penerima beasiswa kader surau YBM BRI. Suatu amanah yang harus saya
maksimalkan. Dan sekarang lagi duduk di Semester 4 di STEI SEBI Depok.
Diantara pengalaman hidup yang sudah Saya tulis, Saya pilih
pengalaman hidup Saya yang sangat berkolerasi dengan kuat dengan masa depan
saya. Saya tulis pengalaman atau profesi yang akan terus Saya asah dan
kembangkan pada kertas kerja di bawah ini.
Hafizh Ash Shidiq, Orang Spesial,’’
inspirator ulung , ahli ekonomi islam serta pengusaha muslim yang
hafal qur’an____________________’’
Sebagaimana mana yang disebutkan di dalam hadist ,Khoirun
naasi an fa’uhum linnaassi artinya sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat
bagi orang lain. Oleh karena itu saya harus bisa melakukan hal itu semua, saya
harus bisa menjadi seorang inspirator ulung dimanapun
saya
berada saya bisa memberikan sesuatu hal yang baik dan bermanfaat untuk orang
lain, dengan saya bisa menjadi pengusaha muslim yang sukses, Insya Allah itu
akan bisa memberikan manfaat dalam memberikan banyak lapangan pekerjaan kepada
masyarakat yang memerlukan. Dan sebagian keuntungannya bisa digunakan untuk
hal2 yang baik yang bisa membantu s Dan sekarang saya sedang di semester 4 di
STEI SEBI di jurusan managemen perbankan syariah dan tentunya juga saya harus
ahli dan paham betul tentang ekonomi islam dan harus bisa menjadi ahli dibidang
ekonomi islam dan khatam 30 juz Al qur’an.
Alhamdulillah,
Saya adalah makhluk satu-satunya yang disiapkan di muka bumi ini oleh Allah.
Saya special dan berharga sangat mahal. Sehingga mulai saat ini Saya harus
menunjukkan bahwa pikiran, perasaan, dan perbuatan Saya memang berharga sangat
mahal.
Bila
masa lalu Saya buruk sudah tidak mungkin saya benahi dan hapuskan. Begitupula
bila masa lalu Saya penuh prestasi, Saya juga tidak bisa terus menerus
membanggakannya. Yang lalu biarlah berlalu. Saatnya sekarang saya bicara masa
depan Saya. Masa depan saya harus dirancang sejak saat ini agar masa depan Saya
tidak menjadi misteri.
Sungguh
Saya sangat beruntung bila pengalaman atau profesi Saya sejalan dengan apa yang
hendak Saya capai di masa depan. Sayalah sutradara sekaligus pemain utama dalam
kehidupan Saya. Saya akan buat skenario kehidupan Saya secara menarik,
menantang, menggairahkan, asyik untuk Saya nikmati, dan ditonton banyak orang.
Dunia
terus bergerak maju, tantangan semakin berat. Bila Saya masih menggunakan
cara-cara hidup saat ini untuk bersaing di masa depan maka Saya pasti akan
tergilas zaman. Saya tidak akan gadaikan masa depan Saya. Saya akan segera
merancang masa depan Saya!
B. Saya Tetapkan Prestasi Terbaik Yang Ingin Saya Raih
Saya akan menulis prestasi yang
terbaik yang memenuhi kaidah spesifik, terukur, jangka waktunya jelas.
Selain itu prestasi terbaik itu meningkatkan 4-ta (harta, tahta, kata, dan
cinta) Saya dan juga bermanfaat bagi orang lain.
Tanpa
ragu Saya tuliskan prestasi apa yang akan saya wujudkan. Saya biarkan tangan
bergerak menulis prestasi apa yang akan Saya wujudkan.
Saya adalah seorang inspirator ulung yang terbaik di dunia, dan seorang
pengusaha muslim dibidang restoran/rumah makan tersukses di Indonesia bahkan di
tingkat dunia, restoran yang saya pimpin setiap tahunnya akan bertambah 2
cabang, dan itu akan terealisasi 13 tahun mendatang atau tercapai pada tahun
2026 yang mana saya merupakan pimpinan bisnis restoran terbaik di Indonesia,
memberikan inspirasi kepada 10 juta orang serta memberi lapangan pekerjaan 3
juta orang
Setelah
selesai menulis dan semua alternative sudah Saya tulis, Saya baca ulang semua
yang sudah saya tulis. Saya pejamkan mata saya. Saya Renungkan mana alternative
terbaik yang paling prioritas akan Saya wujudkan.
Agar
hidup fokus, Saya tentukan prestasi terbaik satu saja dalam hidup. Prestasi
terbaik yang Saya pilih adalah yang benar-benar keluar dari pikiran yang
jernih, diresapi dalam hati. Prestasi ini mencerminkan diri Saya, special dan
hanya untuk Saya. Bulu kuduk Saya merinding dan Air mata Saya menetes
menuliskan prestasi terbaik Saya. Prestasi yang Saya tulis bukan hanya
kata-kata rangkaian indah yang sebenarnya Saya enggan dan tidak terlalu
berkeinginan mewujudkannya.
Saatnya
Saya tentukan pilihan. Saya Rasakan…nikmati..dan yakin Allah sedang menyaksikan
Saya. Para malaikat pun juga sedang menyaksikan Saya. Saya tulis sekarang juga.
Semester 4
Semester
5
Semester 6
Semester
7
Semester
8
Setelah
saya tamat dan mendapatkan gelar sarjana ekonomi islam di kampus STEI SEBI
dengan nilai cumloud/sangat baik dan menyelesaikan hafalan qur’an 30 juz pada
saya akan melanjutkan kuliah saya di Malaisya IIUM dan mendapatkan gelar
master ekonomi islam dengan hasil yang cumloud. Setelah itu saya akan
mengembangkan rumah makan saya/restoran sehingga keseluruh pelosok negri.
Di
usia 25-27 tahun
Di
usia 27-30 tahun
Di
umur 31- 36 tahun
Di
umur 37-47 tahun
Dalam diri Saya ada lebih dari satu trilyun sel yang
masing-masing memiliki kapasitas 1.17 volt daya listrik. Begitu kita memikirkan
apalagi menuliskan sesuatu yang ingin diraih, sel-sel tersebut akan terpengaruh
dan mendukung Saya sepenuhnya. Itu artinya, apapun yang Saya pikirkan akan
mempengaruhi Sel-sel di dalam tubuh Saya. Sel-sel ini adalah pasukan saya.
Selama Saya tetap yakin dan mengambil tindakan nyata maka sel-sel itu
tetap loyal menjadi pasukan Saya. Itu artinya Saya tidak sendiri, Saya punya
trilyunan pasukan berupa sel-sel yang akan selalu mengikuti instruksi Saya.
Saya
sudah yakin, Saya baca prestasi terbaik yang Saya tulis dengan suara yang
keras. Saya Baca sekali lagi dan Saya rasakan seolah-olah Saya sudah mewujudkan
prestasi itu.
C. Saya Menjadi Seorang Ahli (Expert)
Memulai untuk menghasilkan uang adalah kesalahan terbesar
dalam kehidupan. Lakukan apa yang menurutmu merupakan keahlianmu, dan jika kamu
cukup bagus melakukannya, uang akan datang. (Greer Garson, Pemenang Piala Oscar
1943 untuk peran utama wanita)
Keahlian
yang Saya kembangkan tentu saja harus sejalan dengan prestasi terbaik yang akan
Saya capai. Prestasi terbaik adalah tujuan akhir yang hendak kita tuju,
sementara expert adalah alat untuk mencapai tujuan itu.
Saya
menjalankan langkah-langkah berikut:
1.
Saya mendaftar semua kegiatan yang
telah Saya jalani dan banyak menghabiskan waktu
2.
Lalu saya kelompokkan kegiatan
tersebut menjadi 3 bagian; Kegiatan yang Saya kuasai, kegiatan yang Saya
cintai, dan kegiatan yang menghasilkan. Boleh jadi satu kegiatan bisa termasuk
ke dalam tiga bagian tersebut.
3.
kemudian, pilih dari daftar itu
satu, dua atau tiga hal yang paling Saya kuasai, Saya cintai, dan menghasilkan.
Saya akan focus pada kegiatan itu, karena itu adalah diri Saya. Mulai hari ini,
waktu Saya seharusnya paling banyak dialokasikan untuk hal-hal tersebut.
4.
Saya lihat daftar kembali, saya buat
rencana untuk mendelegasikan semua kegiatan yang tidak Saya kuasai, cintai, dan
menghasilkan lain kepada orang lain. Saya berikan agar hal itu dikuasai,
dicintai, dan bermanfaat bagi orang lain. Ini agar saya makin focus dan berarti
Saya siap menjadi seorang expert.
Kegiatan Yang Saya Kuasai
|
Kegiatan Yang Saya Cintai
|
Kegiatan Yang Menghasilkan
|
Bermain ,tenis
meja,futsal,badminton,bercocok tanam, memberi nasehat
|
Beribadah kepada Allah SWT,
memberikan bantuan kepada yang memerlukan, berbakti kepada kedua orang tua
saya
|
Mengajar bimbel, privat,membuka
usaha,dll
|
|
Saya akan focus pada kegiatan yang
Saya kuasai, cintai, dan menghasilkan. Saya tidak akan serakah ingin menguasai
banyak hal karena itu justru tidak akan menjadikan Saya tidak expert pada
bidang apapun.
Saya akan expert di bidang social
entrepreneurship
C.1 Waktu Saya untuk meningkatkan
Expert
waktu yang dihabiskan untuk mengasah
expert dalam satu hari setidaknya sama dengan waktu tidur. Saya isi kolom di
bawah ini, di bagian kiri waktu yang Saya habiskan dan di sebelah kanan Saya
tulis komitmen yang akan Saya lakukan setelah ini.
Contoh, bila Saya selama ini tidur 8
jam sehari, tulislah 8. Di bagian kolom (Bila usia Saya 60 tahun) Saya lakukan
pembagian angka 8 dengan 24 dan kemudian kali 60, hasilnya 20. Ini
berarti Saya tulis angka 20 di kolom itu dan itulah waktu yang Saya habiskan
untuk tidur (20 tahun) selama Saya hidup (dengan asumsi usia Saya 60 tahun).
Misalnya, sekarang Saya berkomitmen
tidur 6 jam sehari maka Saya tulis angka 6 di sebelah angka 8 (8/6). Ini
berarti di kolom “Bila Usia Saya 60 Tahun” (6/24 dikali 60) hasilnya 15. Ini
berarti Saya tulis angka 15 disebelah kanan angka 20 (20/15). Itu adalah
komitmen perkiraan waktu tidur yang Akan Saya habiskan selama hidup. Wah, masih
banyak juga ya? Malu Saya… ternyata 25-35% hidupku dihabiskan untuk tidur.
Kegiatan
|
Per Hari (Jam)
|
Bila Usia Saya 60 Tahun*)
|
Tidur
|
8
jam
|
20(20/15)
|
Bekerja
|
5
jam
|
12,50(12.50/7.5)
|
Meningkatkan
Expert
|
5
jam
|
12,50(12,50/15)
|
Berinteraksi
dengan keluarga
|
3
jam
|
7,5(7,5/10)
|
Ibadah
|
1
jam
|
2,5(2,5/5)
|
Nonton
Televisi
|
1
jam
|
2,5(2,5/1,2)
|
Kegiatan
lain
|
1
jam
|
2,5(2,5/2,5)
|
*) Per hari dibagi 24 dikalikan 60
Cara tercepat meningkatkan expert
adalah dengan cara mengajarkan dan menyebarluaskan kemampuan yang Saya miliki
saat ini. Waktu tidak akan pernah kembali dan tidak bisa dibeli. Jadi, takutlah
menghabiskan waktu untuk sesuatu yang percuma.
C.2 Saya mencari Guru Expert,
Spiritual, dan Kehidupan
Saya akan membuat daftar orang-orang
yang ingin Saya jadikan pembimbing dan meminta mereka meluangkan waktu beberapa
menit sebulan untuk Anda. Beberapa akan berkata tidak, tapi beberapa akan
berkata ya. Saya Terus meminta sampai mendapat jawaban positif. Guru kehidupan
adalah orang yang berhasil dalam kehidupan tetapi juga dia memiliki rasa
kepedulian dengan orang lain.
Anthony Robbins menyarankan, bila
Saya menginginkan kehidupan yang lebih baik, jangan mencari rumor atau gossip,
carilah model dan mentor yang hebat dalam kehidupan yang nyata. Nah, siapa yang
akan Saya jadikan mentor atau guru? Saya tulis nama orang-orang itu di bawah
ini:
Guru Expert
Abi udjang kurnia zainuddin,
sodikin, pak agung ,imas sulaiman, lutfie zulkarnaen, ahmad bisry,zain fata dll
Guru
Spiritual
Ustad
madrasah ibnu ma’mun ustad Badiun zaman, ustad helmi
Guru
Kehidupan
Mujtahidin,
nasran,mulyadi
C.3
Saya Bersahabat dengan Orang Yang Mendukung Saya
Saya
tidak bisa sendirian. Sehebat-hebatnya Saya, pasti Saya membutuhkan orang lain.
Saya harus memiliki teman-teman yang selalu menyemangati, menginspirasi, dan
mendukung Saya. Begitupun Saya, Saya juga menyemangati, menginspirasi, dan mendukung
teman-teman Saya.
Saya
tulis 5 sahabat yang akan sering diajak diskusi, sharing, atau curhat. Sahabat
ini adalah soulmate Saya. Mereka seperti saudara kandung. Mereka terbuka dengan
Saya. Sebaliknya pun Saya begit. Saya siap mendukung mereka.
Nama
Sahabat Saya
|
Alasan
Memilih menjadi Soulmate
|
Deden
Ihsan
septiadi
Fatih
izzuddin
Amirul
mukmin
Slamet
|
Baik,tidak
acuh tak acuh
Suka
membantu, inspirator
Berwibawa,
punya mimpi yang hebat,
Cerdas
, memiliki akhlak yang baik
Baik,
punya akhlak yang baik, wibawa
|
- Saya Sempurnakan Hidup Saya Sekarang
Saya tidak pernah meraih hidup
dimasa depan hingga melakukan kegiatan-kegiatan yang berkualitas di hari ini.
Bila Saya meremehkan hidup Saya saat ini kehidupan Saya akan menjadi sulit
nantinya.
Memang
sih boleh jadi Saya mampu mewujudkan prestasi terbaik dan menjadi
seorang expert ternama di masa depan tanpa menghiraukan hidup Saya hari ini.
Tapi Saya percaya, apa yang Saya capai tak akan bertahan lama dan itu tidak
akan membuat hidup Saya bahagia.
Target
90 hari, Triwulan 1
Bidang
Kehidupan
|
Target
90 hari (Terukur dan Menantang)
|
Karya-karya
yang akan Saya hasilkan
|
|
Keuangan/financial/aset
|
|
Kesehatan
|
|
Keluarga
|
|
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
|
|
Kehidupan
Spiritual
|
|
Target
90 hari, Triwulan 2
Bidang
Kehidupan
|
Target
90 hari (Terukur dan Menantang)
|
Karya-karya
yang akan Saya hasilkan
|
|
Keuangan/financial/aset
|
|
Kesehatan
|
|
Keluarga
|
|
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
|
|
Kehidupan
Spiritual
|
|
Target
90 hari, Triwulan 3
Bidang
Kehidupan
|
Target
90 hari (Terukur dan Menantang)
|
Karya-karya
yang akan Saya hasilkan
|
|
Keuangan/financial/aset
|
|
Kesehatan
|
|
Keluarga
|
|
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
|
|
Kehidupan
Spiritual
|
|
Target
90 hari, Triwulan 4
Bidang
Kehidupan
|
Target
90 hari (Terukur dan Menantang)
|
Karya-karya
yang akan Saya hasilkan
|
|
Keuangan/financial/aset
|
|
Kesehatan
|
|
Keluarga
|
|
Sosial-Kemasyarakatan/Kepedulian
|
|
Kehidupan
Spiritual
|
|
Sekarang
saatnya Saya komitmen dan disiplin. Komitmen tanpa disiplin akan menghasilkan
rencana tanpa hasil. Disiplin tanpa komitmen tertulis itu adalah keteraturan
tanpa hasil.
D.1
Saya Tetapkan Komitmen Sikap dan Perilaku Saya (Positif, Produktif,
Kontributif!)
a.
Bersikap dan Berperilaku Positif
Nah,
untuk membiasakan Saya mulai berpikir, berkata dan bertindak yang positif maka
saatnya Saya merenungkan hal-hal negative apa yang biasanya masih muncul dalam
diri. Saya berkomitmen mengubahnya. Supaya lebih mengkristal dan
terinternalisasi dalam diri Saya.
Kebiasaan
Negatif Saya
|
Komitmen
untuk Diubah Menjadi
|
Masih
suka tidur habis subuh
Masih
suka bercanda yang mungkin agak berlebihan
Suka
kehilangan barang pribadi karena sedikit teledor/lalai
Suka
marah2
Suka
tidur larut malam
DLL
|
Selalu
memanfaatkan waktu setelah habis subuh dengan hal2 yang bermanfaat, yakni
membaca Al qur’an min setengah juz setiap habis subuh
Mengurangi
bercandanya, dengan memanfaatkan waktu dengan hal2 yang banyak manfaat nya
Selalu
waspada dalam menjaga barang milik pribadi dan selalu istiqomah dalam
bersedekah
Selalu
bisa bersabar dan menahan hawa amarah jika seseorang bebuat salah kepada kita
Menyeimbangkan
aktifitas dengan waktu istirahatnya
DLL
|
a.
Bersikap dan Berperilaku Produktif
“Barangsiapa
yang hari ini sama dengan hari kemarin rugilah dia. Barangsiapa yang hari ini
lebih buruk dibandingkan dengan hari kemarin celakalah dia. Dan barangsiapa
yang hari ini lebih baik dibandingkan hari kemarin dialah orang yang
beruntung.”
Agar
perubahan kecil tapi konsisten dan terus meningkat Saya miliki, maka saya
setiap pagi Saya menuliskan 5 kegiatan prioritas yang akan Saya lakukan setiap
harinya. Saya Tempatkan kelima hal tersebut sebagai urutan prioritas dan Saya
berkomitmen untuk menepatinya.
Bila
pada hari itu belum tuntas maka Saya tuliskan tindakan yang belum terlaksana ke
urutan puncak hari berikutnya. Satu-satunya pengecualian untuk dituliskan di
hari berikutnya adalah sesuatu yang lebih penting muncul untuk hari berikutnya.
Agar
waktu yang saya miliki benar-benar produktif maka Saya akan melakukan hal-hal
rutin harian, diantaranya:
Selalu berdoa kepada Allah agar selalu diberikan nikmatNya, selalu tepat waktu
dalam melaksanakan ibadah kepada Allah baik yang wajib maupun yang
sunnah(sholat dhuha,sholat malam,tilawah 1 juz perhari dll), meluangkan waktu
untuk belajar,membaca,menganalisis dan sebagainya, selalu melaksanakan sedekah
meskipun sedikit.
c.
Bersikap dan Berperilaku Kontributif
Kebesaran
seseorang tidak ditentukan oleh seberapa besar yang kita terima akan tetapi
ditentukan oleh seberapa besar yang bisa kita berikan kepada orang lain. Inilah
kenikmatan hidup. Inilah yang harus Saya lakukan agar hidup Saya semakin
bernilai dan semakin berarti.
Nah,
sekarang saatnya Saya tuliskan, hal-hal apa saja yang akan Saya sumbangkan
untuk masyarakat di sekitar Saya.
Saya akan memberikan mereka pemahaman betapa pentingnya
suatu ilmu atau pendidikan karena saya sangat yakin betul bahwasanya untuk
merubah suatu kondisi keluarga,lingkungan bahkan kondisi perekonomian suatu
Negara itu adalah melalui ilmu pendidikan yang sesuai dengan bidangnya masing2
. saya juga akan menyediakan sebanyak2 banyaknya lapangan pekerjaan bagi mereka
yang memerlukan, saya akan menjadikan mereka semua akan mendapatkan yang saya
sebut dengan pasif income
Seberapa besar curahan waktu, tenaga, dan juga dana yang
akan Anda rutin kontribusikan untuk masyarakat sekitar Anda?
Sebagaimana yang saya sebutkan diatas dengan saya menjadi
pengusaha muslim yang sukses sehingga dengan saya memiliki banyak macam cabang
usaha, sehingga akan lebih banyak menyerap tenaga kerja sehingga akan
mengurangi banyak pengangguran, dengan saya menjadi pengusaha hebat maka itu
akan membuat saya mendapatkan pasif income yaitu setiap bulan nya tanpa banyak
bekerja saya mendapatkan keuntungan, sehingga waktu saya bisa lebih banyak
digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat sekitar, tidak
menghabiskan waktu saya setiap harinya bekerja seperti orang kantoran yang
pergi pagi lalu pulangnya malam sehingga waktu untuk memberikan pengarahan
kepada masyarakat itu sedikit bahkan minim sekali. Dan juga akan selalu memberikan
bantuan kepada masyarakat sekitar berupa bantuan dana untuk masyarakat dalam
membuka usaha dan sekaligus mengembangkan sector riil.
- Sempurnakan Lingkungan Anda
E.1
Saya mulai dari rumah Saya
Saya
akan sampaikan Proposal Hidup kepada orang yang berada di rumah Saya. Saya akan
tulis prestasi terbaik dan expert yang telah Saya pilih di sebuah lembar kertas
dan Saya temple di kamar Saya. Saya tuliskan juga di laptop, meja
belajar/kerja, dan tempat-tempat lain yang mudah dibaca.
Saya
perlu memiliki buku yang mencatat rencana kerja harian. Saya tuliskan rencana
itu sebelum Saya tidur. Saya tidak akan meninggalkan rumah Saya tanpa rencana
harian tertulis di dalam buku Anda.
E.2
Saya Sampaikan Proposal Hidup dalam Setiap Kesempatan
Saya
akan sampaikan kepada orang-orang yang Saya anggap special. Saya akan minta
dukungan mereka tanpa memberi kesan sombong.
E.3
Saya Berdoa
Dalam
setiap kesempatan berdoa, Saya selalu memanjatkan doa agar Proposal Hidup Saya
terwujud. Selain itu, Saya bermohon doa khusus kepada orangtua, saudara,
sahabat, guru serta orang-orang yang memiliki kekuatan dalam berdoa.
Ketika
berdoa tunjukkan proposal itu Saya sampaikan “Ya Allah, inilah jalan hidup yang
ingin saya tempuh. Bila dengan ini Engkau semakin cinta kepadaku bantulah aku
untuk meraihnya. Tetapi bila dengan ini Engkau murka kepadaku, keberadaanku
menjadi tidak bermanfaat bagi orang-orang di sekitarku, berilah aku
petunjukMu.”
E.4
Saya Mensyukuri Keberhasilan di Setiap Tahapan
Setiap
Saya mampu memenuhi Target 90 Hari dengan sangat baik. Saya akan merayakannya.
Misalnya, dengan menceritakan hal itu kepada orang-orang yang percaya dan
cintai, mentraktir teman, atau berinfaq.
Sekarang
Saya Tulis Proposal Hidup Saya ini, dengan merangkai bahan yang sudah tulis di
atas. Saya tidak akan menunda-menunda. Hidup ini singkat, Saya akan berikan
yang terbaik. Hidup Saya akan semakin terarah apabila Saya merancangnya dengan
penuh kesungguhan. Saya tulis Proposal Hidup ini dengan pikiran jernih dan
kesungguhan hati.[2]
Allah, inilah Proposal Hidupku….
Perkenalkan nama saya Hafizh Ash
Shidiq anak ke 8 dari 8 bersaudara,keluarga saya merupakan keluarga yang sangat
sederhana yang tinggal di Desa Sungai Toman kecamatan Salatiga,kabupaten Sambas
Kal Bar, suatu tempat yang sangat terkenal ramah masyarakatnya. Saya terkenal
dengan anak yang sedikit bandel akan tetapi selalu berprestasi semenjak dari SD
sampai SMA saya selalu mendapatkan hasil yang cukup memuaskan, selalu masuk ke
dalam 2 besar di kelas. Dengan latar belakang keluarga saya yang sangat kurang
dari segi ekonomi bahkan juga dari segi pendidikannya saya menjadi lebih
termotivasi untuk mewujudkan semua impian2 keluarga2 besar saya dan itu juga
sudah menjadi suatu keinginan saya ke depannya juga seperti apa.
Saya sekarang sedang menempuh pendidikan di STEI SEBI semester 4 saya setiap
semesternya harus mendapatkan nilai IPK selalu di atas 3,5 setiap semesternya
dan IPK 3,80 di semester akhir. Lalu di tahun pertama di SEBI saya harus
bisa menghafal 1 juz AL qur’an di tahun ke dua 3 juz Al qur’an,di tahun ke tiga
di SEBI saya akan hafal 15 juz Al Qur’an,serta di tahun terakhir yakni seiring
saya mendapatkan gelar sarjana ekonomi islam di STEI SEBI saya juga harus bisa
khatam dan wisuda para huffaz yakni hafal 30 juz.
Saya harus bisa membeli sepeda motor di tahun ke 3 di STEI SEBI dengan biaya
sendiri,berkat saya membuat usaha fried chicken, di semester 6 saya juga harus
bisa fasih dalam menguasai bahasa inggris’’british style and American style’’
dan disemester 7 saya akan mengelilingi minimal dua pulau besar di Indonesia
diantaranya pulau Sumatra, dan Sulawesi.
Saya akan menikah diusia 24 tahun yakni tamat dari STEI SEBI dengan seorang
yang hafizh Al qur’an dan sangat baik akhlaknya yaitu sesuai dengan islam
kaffah. Setelah saya tamat dan mendapatkan gelar sarjana ekonomi islam di
kampus STEI SEBI dengan nilai cumloud/sangat baik dan menyelesaikan hafalan
qur’an 30 juz pada saya akan melanjutkan kuliah saya di Malaisya IIUM dan
mendapatkan gelar master ekonomi islam dengan hasil yang cumloud. Setelah itu
saya akan mengembangkan rumah makan saya/restoran sehingga keseluruh pelosok
negri.
Di
usia 25-27 tahun
Di
usia 27-30 tahun
Di
umur 31- 36 tahun
Di
umur 37-47 tahun
Ya Allah kabulkan semua keinginan dan mimpi2 saya ini, saya
ingin menjadi golongan manusia yang termasuk golongan ‘’WAJIB’’ Yaitu menjadi
seorang manusia yang kedatangannya/kehadiran saya sangat dinanti2kan yang mana
dengan kehadiran saya di suatu daerah maka akan banyak memberikan suatu manfaat
dan perubahan besar kearah perbaikan dan kemajuan ummat, dan juga dengan
kepergian saya dari daerah itu membuat orang merasa kehilangan dan sangat mengharapkan
agar saya tetap tinggal di tempat mereka. Dan saya juga selalu berdoa agar saya
tidak termasuk kedalam golongan manusia ‘’HARAM’’Yakni kedatangan nya sangat
tidak di elu2kan dan kehadirannya membuat suatu masaalah oleh karena itu, tidak
heran ketika dia mau meninggalkan tempat tersebut, maka masyarakat akan
bersyukur dan bergembira atas ketiadaan dia.
[1] Inspirasi
sepenuhnya dari buku Tuhan, Inlah Proposal Hidupku…, Jamil Azzaini, Gramedia
Pustaka Utama, 2010, Jakarta
[2] Apabila
ingin sharing dalam sebuah forum Proposal Hidup kelompok, kirimkan email ke
optimalisasidiri@yahoo.com

Playcasino - South Africa | Casinos - JtmHub
ReplyDeletePlaycasino Casino is South Africa's most trusted online 목포 출장안마 casino with a global footprint. 속초 출장마사지 Play today to play 전라북도 출장안마 hundreds of 광주광역 출장안마 exciting games in a 삼척 출장마사지